Sudah Habiskan Rp 1,5 M untuk Bendung Covid-19

oleh -
SEMPROT DISINFEKTAN : Kawasan Kantor Pemkab Tuban Disemprot Disinfektan

TUBAN

Wartawan : Eka Febriyani

Tabloidnusa.com – Pemkab Tuban sudah menghabiskan dana Rp 1,5 miliar untuk membendung penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Secara keseluruhan, saat ini anggaran yang disediakan Rp 15 miliar untuk penangananan Covid-19 tersebut.

Pendanaan tersebut berasal dari berbagai sumber yang akan dialihkan sesuai dengan skema keuangan dan regulasi yang berlaku. Dari anggaran tersebut digunakan untuk mencukupi berbagai kebutuhan dalam penanganan Covid-19.

‘’Sementara, dana itu sudah terpakai Rp 1,5 miliar untuk upaya penanganan,’’ ujar Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein di kantor pemkab Selasa (31/3/2020).

Wabup juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam mengakses informasi tentang Covid-19. Informasi yang dikumpulkan harus bersumber dari media yang valid dan menyeluruh. Tujuannya, agar tidak menimbulkan keresahan dan menekan penyebaran berita tidak benar.

Pemkab Tuban juga terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban kembali melakukan penyemprotan disinfektan ke fasilitas umum dan jalan protokol kota Tuban.

Penyemprotan melibatkan BPBD, Polres, TAGANA,  Dinas PRKP,  Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban serta Damkar dari PT TPPI. Daerah yang disemprot di antaranya jalan protocol di Kota Tuban.

Seperti Jalan Kartini, Jalan Sunan Bonang, Jalan  Panglima Sudirman, Jalan  Gubernur Suryo, Jalan Veteran, Jalan  Basuki Rahmat dan Jalan Sunan Kalijaga. Juga sejumlah fasilitas umum di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Bupati Tuban Fathul Huda didampingi Wabup Noor Nahar Hussein dan Forkopimda memberangkatkan tim penyemprotan disinfektan ini. Bupati mengatakan, penyemprotan disinfektan tersebut sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban. Selain dilakukan di pusat kota, penyemprotan juga dilakukan dilakukan di tingkat kecamatan dan desa secara periodik.

Penyemprotan juga menjadi dorongan bagi masyarakat untuk memperhatikan lingkungan masing-masing. Di antaranya menjaga kebersihan,, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan rutin cuci tangan menggunakan sabun.

Bupati Fathul Huda menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Tuban yang tetap tenang dan tidak panik menghadapi Covid-19. Hal tersebut dibuktikan tidak ada laporan terjadi penimbunan bahan makanan atau alat medis.

Meski demikian, bupati menyayangkan masih terdapat masyarakat belum mematuhi imbauan pemerintah terkait physical distancing atau jaga jarak. Beberapa warga tampak masih berkumpul di warung atau membuat kerumunan. Tindakan tersebut akan meningkatkan kontak yang seharusnya dihindari pada masa pandemi seperti ini.

“Bersikap tenang dan peduli lingkungan, harus diimbangi dengan mentaati aturan,” ujarnya.

Setelah pemberangkatan tim penyemprotan disinfektan, bupati bersama Forkopimda dan pejabat terkait melaksanakan rapat kordinasi di ruang rapat Dandang Wacana pemkab.  Rapat diikuti juga Camat beserta Forkopimca secara virtual melalui video conference membahas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tuban.(yon)

 

 

Link Banner