Sungguh Bejat, di Kerek Bapak Tega Cabuli Anak Kandungnya Hingga Hamil

oleh -
Bunga bersama ibunya

Wartawan: Afif

Tuban,Tabloidnusa.com-Sungguh bejat kelakuan WT (43) warga Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pasalnya ia tega mencabuli anak kandunganya hingga beberapa kali. Alhasil kini anak kandungnya telah hamil sekitar 6 bulan.

Saat ditemui di kediamannya, pada Selasa (9/10/2018) korban sebut saja Bunga nama samaran, mengaku sedih lantaran harus menanggung malu. Bahkan, ia kini hanya bisa pasrah karena masa depannya hancur akibat ulah bejat bapaknya.

Bunga pun menceritakan, kejadian musibah yang menimpa dirinya sekitar April 2018 lalu. Pada saat itu ia sedang memasak untuk bapaknya. Entah apa yang dibenak bapaknya itu hingga akhirnya bunga dipaksa berhubungan layaknya suami isteri.

“Nek mboten klentu sampun peng gangsal sampek peng enem, akhire koyok ngene (kalau tidak salah lima sampai enam kali, hingga akhirnya seperti ini,” ujar korban dengan kata terbata-terbata sembari mengusap air mata.

Sementara itu, Ibu korban, SN (40) menyayangkan, kejadian naas yang menimpa putri kandung hasil pernikahan dengan pelaku. Ia tidak menyangka orang yang pernah singgah dalam hatinya tersebut tega berbuat bejat kepada sang buah hati. Sebab, sangat tidak percaya ini terjadi kepada anak saya.

“Namanya juga anak kandung, mau bagaimana lagi, ini musibah. Semua akan saya hadapi, saat ini biarlah gendok disini,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kerek, Aiptu Jumadi membenarkan telah terjadi tindak pencabulan.

Kata dia, pelaku WT dan ibu SN telah menjalin rumah tangga sejak beberapa tahun silam dan dikaruniahi satu anak. Selang beberapa tahun usia pernikahan, mereka memutuskan untuk berpisah. Setelah kedua orang tuanya berpisah, korban ikut ibunya. Namun, dua tahun terakhir bunga menetap ikut bersama ayahnya. Sedangkan, ibunya menetap di Temayang dengan keluarga barunya.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan adanya tindak pidana yang dilakukan pelaku WT. Selanjutnya untuk pengembangan proses hukum selanjutnya, pelaku dibawa ke Unit perlindungan anak dan perempuan Polres Tuban,” bebernya.(Fif/Wn)