Terpisah dari Orang Tua, Anak Rombongan Pengantar Haji Ditemukan di Kompleks Pendopo Tuban

oleh -

Tuban,Tabloidnusa.com-Seorang anak kecil yang baru duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD) asal Desa Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban ditemukan di Kompleks Pendopo Krido Manunggal Tuban seusai acara pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH), pada Selasa (31/7/2018) pagi.

Anak kecil yang diketahui bernama Syafak tersebut diketahui Petugas Kepolisian dan Satpol PP, ketika ia sedang menangis mencari orang tuanya. Karena ditemukan anak kecil yang sedang menangis dan mencari orang tuanya, sehingga membuat petugas dan masyarakat mendekati bocah lugu itu. Saat ditanya petugas, anak pasangan Muri dan Har itu hanya bisa menangis dan terkadang berbicara jika alamat rumahnya dari Wangun.

“Rumahku Wangun,” ungkap Syafak saat ditanya Kanit Turjawali, Satlantas Polres Tuban ketika berada di lokasi.

Selanjutnya, mengetahui ada anak kecil tersesat, petugas langsung membawanya ke pos polisi lalu lintas Boom Tuban. Syafak akan diantar oleh pihak kepolisian ke rumah orang tuanya. Akan tetapi, ketika akan diantar ternyata orang tuanya sudah datang dan menjemputnya ke pos polisi.

“Gak jadi diantar karena sudah dijemput sama orang tuanya,” tambah Asyik.

Sementara itu, ibu Syafak, Har mengatakan, tidak tahu jika anaknya terpisah. Sebab, awalnya mengira jika anaknya bersama ayahnya yang sedang menambal karena ban motornya kempes. Sedangkan, suami juga tak menyangka jika anaknya telah hilang, sebab dikira Syafak bersama ibunya.

“Tadi bapaknya nambal ban, tak kira bersama bapaknya, tapi alhamdulillah sudah ketemu. Terimakasih pak polisi sudah membantu anak kami,” ungkap Har sembari memeluk Syafak.

Ia mengaku, bersyukur anaknya selamat dan tidak terjadi apa-apa. Semoga, anakku selamat. “Maaf ya nak, maaf,” imbuhnya.(Wn)

Link Banner