Tiga Lokasi Tumpukan Sampah di Merakurak Mulai Dibersihkan

oleh -76 views
Forkompimcam Merakurak kerja bakhti bersihkan sampah dan penanaman

Wartawan: Salam

Tuban,Tabloudnusa.com-Tiga lokasi yang menjadi tumpukan sampah sembarangan di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mulai dibersihkan oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) setempat bersama perangkat desa setempat, pada Minggu (13/1). Tiga lokasi yang kini menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan diantaranya, Dusun Mulung, Desa Bogorejo, Desa Tuwiri Wetan dan Desa Sumber, Kecamatan Merakurak

Camat Merakurak, Agung Tri Wibowo mengatakan, pihaknya beserta Forkopimca lain berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak negatif yang akan timbul jika membuang sampah disembarang tempat. Bahkan, setiap jumat pihaknya selalu melakukan bersih sampah dan mengajak pihak terkait.

“Satu minggu sekali kita lakukan bersih-bersih sampah, agar masyarakat sadar agar tidak membuang sampah sembarangan,” terangnya.

Agung menambahkan, untuk menanggulangi penyebaran sampah yang berkelanjutan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) dan pemdes setempat. Tujuannya, untuk mengangkut sampah dengan alat berat dan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Semanding. Selain itu, kedepan akan membuat depo yang layak untuk dijadikan tempat pembuangan sampah. Harapannya, agar masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya.

“Karena ini tanah warga, jadi kita lakukan bersih-bersih sampah, dan penanaman pohon di sekitar lokasi pembuangan sampah. Harapannya, agar masyarakat sadar jika lokasi tersebut bukan untuk tempat pembuangan sampah,” paparnya.

Camat Merkurak menargetkan, kedepan sepanjang jalan yang dipakai membuang sampah akan digunakan sebagai lahan penghijauan. Dari situ warga saat melintas di dekat lokasi eks pembuangan sampah tidak lagi berbau.

“Kami mohon kesadaran dari masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan kita. Buanglah sampah pada tempat yang sudah kita sediakan. Karena jalan umum memang tidak layak untuk dijadikan tempat pembuangan sampah,” tutup mantan Sekretaris Bappeda tersebut.(Lam/Wn)