Tingkatkan Pengelolaan PAD, DPRD Tuban “Berguru” ke Tanggerang

oleh -
Komisi B DPRD Tuban melakukan studi banding ke Kota Tanggerang

Tuban-Dalam upaya meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tuban, Komisi B DPRD Tuban berguru atau mengadakan study banding ke Kota Tangerang.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tuban, Rudi Harianto disambut hangat oleh Anggota Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Kota Tangerang, M. Haris Supratman yang berasal dari Fraksi Nasdem.

Wakil Ketua DPRD Tuban, Rudi Harianto mengatakan, diadakannya kunjungan kerja tersebut bertujuan mengetahui sistem pengolahan maupun sumber PAD yang ada di Kota Tangerang. Hasil studi banding akan menjadi bahan pembahasan ketika rapat dengan OPD terkait di Kabupaten Tuban.

“Kami ke sini untuk berguru, bagaimana mengelola PAD agar meningkat,” terang politisi asal Kecamatan Kerek tersebut.

Terpisah, Anggota Komisi IV, Haris Supratman memaparkan, sampai saat ini target PAD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada 2017 lalu prosentasinya mencapai 50.33 persen atau setara Rp 2.613 Triliun. Prosentasi tersebut mencapai setengah lebih dari rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 yang nilainya mencapai Rp 3.281 Triliun.

Sumber PAD tersebut berasal dari pajak daerah sebesar Rp 1.120 miliar, yang terbesar berasal dari bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) yang senilai Rp. 405 miliar. Pajak bumi dan bangunan Rp 300 miliar dan pajak restoran sebesar Rp 205 miliar. Sedangkan, untuk retribusi daerah mencapai Rp 90.852 miliar dan PAD yang sah lainnya mencapai Rp 104.703 miliar. Sementara perimbangan yang lain direncanakan sekitar Rp 835 miliar.

“Pendapatan daerah yang sah bersumber dari dana bagi hasil pajak dengan provinsi. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa PAD Kota Tangsel mencapai 50.33 persen dan dana perimbangan yang hanya 31.96 persen,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangsel, M. Ramli mengatakan, draft APBD Tahun 2017 yang diserahkan tersebut akan diserahkan pada masing-masing fraksi. Selanjutnya dilakukan pembahasan dan pandangan berkaitan pengajuan tersebut.

“Setelah dibahas dan mendapatkan pandangan, secepatnya akan disahkan sehingga menjadi APBD Tahun 2017,” imbuhnya.(Salam)