Truk Pengangkut Gas Bocor di Jalur Pantura

oleh -
Petugas Damkar BPBD menyemprotkan air pada truk bermuatan gas (foto:Ist)

Tuban-Mobil truk pengangkut gas CNG (Compressedg Natural Gas) milik PT. Maxalmina Surabaya mengalami kebocoran tangki di jalan raya pantura Surabaya-Semarang, tepatnya di Desa Pabeyan Kilometer 30-31, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Senin(7/02/18).

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, rencananya bahan bakar gas tersebut akan dikirim ke PT Djarum Kudus Jawa Tengah. Namun, di tengah perjalanan truk yang dikemudikan Khoirul Anam (24) Warga Desa Tajen, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang  dan  seorang kernek, Maskad ( 36) alamat Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah mengalami kebocoran gas pada muatannya. Akibatnya, kendaraan dari arah Semarang dan Surabaya ditutup beberapa jam guna melakukan pemadaman.

Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Agus Edi Pranoto menjelaskan, kejadian itu bermula saat truk tangki melintas di depan pasar Tambakboyo tiba-tiba sang sopir mengetahui kebocoran. Sopir berupaya mengamankan truk beserta muatannya dari padatnya pemukiman warga. Setelah menjauh, ternyata  mobil tangki  kembali mengalami kebocoran.

“Karena mengalami kebocoran, pengemudi tersebut panik dan menyelamatkan diri. Kemudian melepaskan kendaraannya hingga kendaaraan tersebut berhenti sendiri di tepi jalan dan menimbulkan kamacetan di jalan pantura,” papar Agus.

Agus sapaan akrabnya menambahkan, dari kejadian itu tidak ada korban jiwa. Namun, jalur pantura Surabaya-Semarang mengalami kemacetan pajang. Petugas kepolisian memberhentikan lalu lintas, baik darei arah Semarang maupun Surabaya. Sementara, petugas pemadam kebakaran dari BPBD Tuban menyemprotkan air ke truk yang mengalami kebocoran gas tersebut.

“Demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas pemadam dari BPBD Tuban diterjunkan ke lokasi,” terang Agus.(Salam)

Link Banner