Wabup : “Pasar Jangan Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19’’

oleh -

TUBAN

Wartawan : Eka Ferbriyani

Tabloidnusa.com – Wakil Bupati Tuban (Wabup) Noor Nahar Hussein mengingatkan agar pasar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Tuban.

Sebab, data yang ada, sekitar 30 persen dari seluruh jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari klaster pasar.

Hal itu disampaikan Noor Nahar saat memberi arahan di Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban dalam rangka pengukuhan Sugiharjo sebagai desa tangguh bencana (destana).

Karena itu, dia minta pemerintah desa setempat mengendalikan dan memastikan persebaran virus corona tidak terjadi. Terutama pasarnya agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di kecamatan Tuban.

Wabup didampingi Kepala Pelaksana BPBD Tuban Yudi Irwanto, Camat Tuban Moch. Dani Ramdani, bersama Forkopimda.
“Saat ini klaster penyebaran covid-19 di Tuban paling banyak dari pasar di Kecamatan Palang, jadi jangan sampai pasar desa Sugiharjo menjadi klaster juga,” pesan wabup.

dia menerangkan, penyebaran virus Corona sangat cepat dan mudah ditularkan terutama melalui orang tanpa gejala (OTG) yang rata- rata usianya masih muda. Tidak terjadi gejala pada dirinya tapi bisa menularkan virus ke orang lain. Terutama ke yang berusia rentan dan memiliki riwayat penyakit.

“Orang yang terpapar virus covid-19 tidak bisa terlihat dengan kasat mata. Jadi kita harus terus waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan. Kita harus bergotong royong dan memaksimalkan upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus,” ajak pejabat asal Rengel ini.

Karena itu, wabup meminta semua masyarakat untuk lebih menjaga dirinya terutama wajib memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Temuan dari lembaga kesehatan dunia (WHO) menemukan penelitian bahwa covid-19 yang ukurannya sangat kecil bisa melayang di udara selama kurang lebih 4 jam, Maka kita wajib memakai masker, terutama di tempat yang tertutup. Kalau kita di rumah buka semua jendelanya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sugiharjo, Warno mengatakan saat ini di Desa Sugiharjo masih masuk kategori zona hijau karena tidak ada satupun warganya yang terpapar covid-19.

“Semua itu tidak lepas dari kesadaran masyarakat akan bahaya cobid-19. Dan saya berharap masyarakat Desa Sugiharjo bisa konsisten agar desa ini bisa tetap menjadi zona hijau dan tidak ada yang terpapar covid-19,” harapnya.

Sekadar diketahui, Kecamatan Tuban memiliki 3 desa yaitu desa Sugiharjo, Kembangbilo dan Sumurgung. Untuk saat ini yang ditunjuk menjadi desa tangguh bencana adalah Desa Sugiharjo. (yon)

 

Link Banner